Jangan Asal-asalan! Ini Cara Tepat Membersihkan Sex Toys



Kecuali situasi bercinta yang nyaman, alat tolong sex termasuk juga hal yang bisa diperhitungkan untuk memberikan kepuasan keinginan pasangan suami istri sepanjang bercinta.


Tetapi, sesudah menggunakannya, kamu dan pasangan harus juga tahu langkah yang pas dalam membersihkannya. Pemilik alat tolong sex, harus rajin mencucinya dan simpan di lokasi yang kering.


Ini dikerjakan untuk menahan infeksi menyebar seksual. Menurut Taylor Sparks, pengajar sex dan pendiri toko keintiman online Organic Loven, ada cara-cara yang bisa dikerjakan untuk bersihkan seks toys.


Apa sajakah? Dikutip dari situs wellandgood, berikut sudah meringkas info selengkapnya.


Bola Online Terpercaya Menurut Sparks, jauhilah pencuci seks toys memiliki bahan kimia dan antibakteri, khususnya yang mempunyai antimikroba triclosan.


"Bahan kimia antibakteri bisa tinggalkan susunan pada seks toys, yang selanjutnya bisa diserap ke dalam saluran darah lewat vagina atau anus," terang Sparks.


"Triclosan sudah dihubungkan dengan toksisitas hati dan masalah tiroid, bahkan juga dalam kandungan yang rendah," imbuhnya kembali.


Kebalikannya, ia mereferensikan untuk cari pencuci seks toys yang memiliki kandungan beberapa bahan alami atau organik.


Sparks menjelaskan jika beberapa seks toys memiliki bahan silikon non-medis kemungkinan melekat keduanya bila tersimpan tanpa ada pelindungan.


Bahkan juga, seks toys berpori dijumpai bisa mencemarkan keduanya. Walau demikian, kamu bisa menghindariinya dengan pisahkan dan memberi pelindungan pada seks toys waktu menyimpan.


"Sejumlah besar seks toys diperlengkapi dengan tas kainnya sendiri, hingga kamu bisa menyimpan satu demi satu," tutur Sparks.


"Kamu bisa memasukkan ke dalam tas setiap dan memasukannya ke kotak atau tas penyimpanan seks toys yang semakin besar," lebih Sparks kembali.


Bila kamu baru membelil seks toys dari toko atau online, janganlah lekas memakainya! Bersihkanlah lebih dulu supaya lebih aman dan higienis waktu dipakai.


"Seks toys kemungkinan memiliki kandungan bahan kimia pada permukaan atasnya dari paket tempat mereka tersimpan," terang Sparks.


"Selalu bersihkan seks toys dengan pencucian bebas bahan kimia, organik, dan alami saat sebelum dipakai untuk pertamanya kali," sambungnya.


Seks toys ialah barang individu, maka janganlah sampai kamu share seks toys sama orang lain bila tidak mau alami vaginosis.


"Walau vaginosis bakteri bukan penyakit menyebar seksual, tetapi kadang bakteri di mulut atau vagina seorang tidak bersatu dengan bakteri lainnya dan bisa memacu vaginosis," tutur Sparks, yang menulis jika penebaran ini bisa berlangsung lewat mainan sex.


Tidak cuman memacu vaginosis, mainan sex rupanya dapat menyebarkan IMS. Hal itu sudah ditunjukkan pada suatu studi pada tahun 2014 yang diedarkan dalam jurnal Sexually Transmitted Diseases.


Studi itu minta peserta dengan human papillomavirus (HPV) masukkan seks toys ke vagina dan memperbandingkan hasil di antara seks toys yang dibuat dari silikon versi elastomer termoplastik (bahan berpori).


Bahkan juga sesudah ke-2 seks toys dibikin bersih, dijumpai jika 56 % seks toys memiliki bahan termoplastik mempunyai tapak jejak HPV, sedang 44 % mainan sex memiliki bahan silikon mempunyai tapak jejak HPV.

Postingan populer dari blog ini

Undermine generally includes interfering in a woman's

Hollywood Sexism

BMW CEO Oliver Zipse has warned that the EU ban on new conventional vehicles from 2035